Memakai Gurita Untuk Meramal Hasil Pertandingan
Pada 26 Oktober 2010, Paul, sang gurita peramal yang melesat namanya sesudah sukses meramalkan pertandingan-pertandingan Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010, mati. Slot Judi Online Dia mati saat mencapai umur dua 1/2 tahun. Pemicu matinya juga alami; karena telah uzur dan termakan umur.
Tetapi umur memanglah tidak dapat ditantang. Paul tidak dapat kembali keluarkan kepiawaiannya dalam menerka laga dalam Piala Eropa 2012 dan Piala Dunia 2014. Paul mati sehabis Piala Dunia 2010, yakni pada 26 Oktober 2010. Walau Jerman sempat usaha untuk cari penerus Paul saat sebelum Piala Eropa 2016 tempo hari, tetapi kekuatan Paul dalam meramal memanglah belum sanggup ada yang menyaingi. Walau sempat ada Nelly sang gajah, Flopsy sang kangguru, atau Shaheen sang unta.
Tinggal di Sea Life Center yang berada di Oberhausen, Jerman, Paul mulai mengundang perhatian saat sanggup menerka semua hasil laga tim nasional Jerman sepanjang ajang Piala Eropa 2008. Dia kembali memeriahkan Piala Dunia 2010 dengan menerka beragam hasil laga, baik itu laga tim nasional Jerman atau tim nasional negara lain.
Langkah iPaul meramal juga cukup unik. Dia pilih juara sebuah laga berdasar dua kotak berisi makanan yang ditempatkan ke akuarium. Kotak berisi makanan Slot Online Terpercaya itu mempunyai simbol negara yang berlaga. Paul akan pilih satu antara dua kotak yang ditempatkan, dan apa yang Paul tentukan tersebut yang dipandang seperti hasil ramalannya untuk laga itu.
Pada gelaran Piala Eropa 2008, Paul banyak memperkirakan laga tim nasional Jerman. Dia sukses menerka empat dari 6 laga Die Mannschaft dalam gelaran itu. Saat Jerman berlaga dalam gelaran Piala Dunia 2010, Paul menjadi lagi peramal dengan menerka beberapa pertandingan tim nasional Jerman.
Tidak seperti saat Piala Eropa 2008, dalam gelaran Piala Dunia 2010 ini Paul tidak selamanya menerka tim nasional Jerman keluar sebagai juara. Paul memperkirakan jika tim nasional Jerman kalah dalam laga babak group menantang Serbia dan pada set semi-final menantang tim nasional Spanyol. Tebakan Paul ini tepat.
Paul menerka secara tepat laga tim nasional Jerman menantang Uruguay (laga persaingan perebutan juara ke-3 ), dan dia sukses menerka juara partai final di antara Spanyol dan Belanda. Walau tidak menerka semua laga tim nasional Jerman secara baik, Paul sukses menerka secara tepat delapan laga yang dia ramal dalam Piala Dunia 2010. Dengan kekuatan Paul semacam ini, kemungkinan dia menerka laga lumayan besar, 256 banding 1.
